Yukova Nathaniel

Anakku Karunia Besar Dari Tuhan

Mbah Dan Om Angkie Pulang Lampung

Ibu, Ayah & Mbah Ti

Ibu, Ayah & Mbah Ti

Mbah Putri dan Om Angkie pulang ke Lampung untuk melajutkan aktivitasnya pada tanggal 21 Juni 2013 tepat 4 minggu setelah kepergian Nathan. Ayah & Ibu kembali dalam kesendirian, rasa berat ketika mengatar ke Bandara Juanda. Jika biasanya ada Nathan yang mengantar kemudian menemani ketika kami pulang, kemarin hanya Ayah & Ibu saja.   Kehilangan seorang anak yang sangat dikasihi memang begitu berat bagi kami, ketika anak-anak lain seusianya sedang lucu-lucunya untuk disayang & dimanja malah kami kehilangan anak satu-satunya. Saat Nathan sakit kami berharap Nathan sembuh untuk bisa bersama menongok adiknya “Jenika” di Magetan yang barusan lahir, kemudian kami berencana pulang ke Lampung. Namun Bapanya di Surga  memiliki rencana yang lain,  Nathan pulang selamanya pergi bersama Bapanya ditempat yang saya percaya begitu indahnya & saya percaya Nathan begitu berarti bagi Bapanya.

Ada kisah yang menarik tentang Mbah-Putri & Nathan, ketika itu Mbah Putri sakit dan waktunya hampir sama dengan anak kekasih Nathaniel Mbah Putri juga sakit. Mbah Putri sempat opname selama 2 hari di Lampung dan beberapa setelah keluar dari rumah sakit Nathaniel masuk Rumah Sakit RKZ untuk opname. Saat Opname keluarga Lampung kami beri kabar dan tanpa pikir panjang Mbah Putri berencana untuk datang ke Sidoarjo naik bis supaya bisa menemani Nathan cucunya. Karena kondisinya yang masih lemah sehabis opname saya pun melarang  kawatir kondisi mbah akan turun lagi. Lima hari berlalu di RKZ Nathaniel-pun pulang dengan harapan bisa rawat jalan dan saat itu entah mengapa saya mengharapkan Mbah Putri dapat menemani Nathan, namun saya juga tidak rela jika Ibu naik bis tapi harus naik pesawat supaya tidak terlalu cape. Pada saat itu  saya tidak berharap Mbah-Kakung ikut ke-Sidoarjo karena perasaan tidak enak bahwa “Nathan akan berpamitan pada kedua mbahnya”. Namun karena Mbah Putri tidak banyak pengalaman naik pesawat maka Mbah Kakung-pun mau tidak mau harus mengantar ke-Sidoarjo.Saat itu dalam pikiran saya hanya berpikir positif “Kedua Mbah datang semoga Nathan semakin senang dan bisa cepat sembuh”, & pernerbangan pada tanggal 17 May 2013 hari Jumat dengan Pesawat Sriwijaya Air.

Ibu, Om Angkie & Mbah Ti

Ibu, Om Angkie & Mbah Ti

Perasaan semakin tidak enak ketika saat itu Pesawat Sriwijaya Air yang ditumpangi Mbah Kakung & Mbah Putri transit pukul 19.00 di Yogyakarta, seperti setengah kaget saat itu Mbah Kakung telp saya “Bapak sik sampai Yogya”. Lho.. seperti tidak sadar saya bertanya dalam hati lho kok Bapak/Mbah Kakung Ikut? Koq sekarang di Yogyakarta jarang biasanya hanya transit Jakarta? Kembali perasaan kawatir “anak kekasih kami Nathaniel akan berpamitan”. Kembali lagi penghiburan positif bahwa semoga dengan mbah keduanya ada, anak kami akan cepat sembuh.

Waktu berlalu, seminggu Mbah Kakung/Mbah Putri menunggu cucunya… akhirnya pada tanggal 24 May 2013 anak kekasih kami Yukova Krisna Nathaniel benar-benar berpamit pulang kepada Bapanya di Surga tepat pada hari Jumat.. sama ketika Mbahnya datang dan Mbah Putri-nya pulang Lampung.

Yang menarik pertama :

17 May 2013 – Mbah Putri Datang ( 1 Minggu Sebelum/Hari Jumat)
24 May 2013 – Anak Kekasih Nathan Pulang ke Rumah Bapa
30 May 2013 – Mbah Putri/Kakung KeRumah Adik Chika ( Malam-nya 31 May..  Ayah & Ibu merasa kesepian Seminggu Nathan Pergi/31 May -Hari Jumat)
21 June 2013 – Mbah Putri Pulang ( 4 Minggu/Hari Jumat )
28 June 2013 – Wedding Celebration Ayah & Ibu ( 5 Minggu Setelah Nathan Pergi/ Hari Jumat )
02 July  2013 – Ibu Birthday
05 July 2013 –  Yukova Nathaniel 5 Years Birthday (6 Minggu Setelah Nathan Pergi/ Hari Jumat)

Dalam hidup saya.. saya suka angka 3 terlebih angka 33. Karena angka 33 adalah angka dimana usia Yesus Kristus berakhir, sedangkan angka 666 tidaklah membuat saya kawatir walaupun di Kitab Wahyu ada angka 666 (The Mark Of The Beast). Sebelum Nathan dipanggil sempat saya juga khawatir ketika Nathan opname-LAGI di RS. Mitra Keluarga, saat itu saya sempat berbicara dengan Bapak(Mbah Kakung Nathan) setelah menerima kabar duka dari Semarang & Lampung.. “Apakah Nathan Akan Jadi Yang Ke-Tiga?” Kekawatiran ada namun sama pengharapan dan keinginan kesembuhan Nathan harus kami usahakan yang terbaik secara manusia. Namun memang Bapa disurga berkehendak lain, berbeda dengan apa yang kami harapkan. Kami percaya itu yang terbaik bagi Nathaniel & Bapa disurga sangat mengasihi anak kekasih kami.

Yang Menarik kedua:
1. Nathan adalah cucu lelaki ke-3 dari keluarga saya
2. Nathan adalah cucu lelaki ke-3 dari keluarga istri saya
3. Pada bulan yang sama dari keluarga besar dari saya, Nathan menjadi yang ke-3 yang dipanggil Tuhan

Tagged as: , , ,

Leave a Response