Yukova Nathaniel

Anakku Karunia Besar Dari Tuhan

Selamat Jalan Nathan Part II

Salam dalam Kristus yang memberi penghiburan atas segala kesedihan.

Eit.. Mainan Windows

Eit.. Mainan Windows

 

Mencoba untuk meneruskan sedikit kisah tentang Buah Hati Kekasih Hati Kami “Yukova Krisna Nathaniel” yang telah Tuhan ijinkan kami bersama selama 4 Tahun 10 Bulan 19 hari. Ini adalah sedikit kenangan kami setelah putra kami berjalan kemudian bersama dengan Mbah Kakung & Putri dan Om Angkie kami berjalan-jalan ke Bali dengan menggunakan mobil butut pertama kami.

Begitu bahagianya kami saat melihat anak kami bercanda tawa bersama dengan kakung, mbah putri & Om Angki. Serasa tak ada kepenatan yang selama ini terjadi dalam kehidupan kami. Banyak ukiran bayangan yang ditorehkan dalam ingatan kami akan senyumnya cada-tawa dan tangisnya.

Ketika  kuasa-Nya berkerja tak ada kekuatan apapun yang mampu menghalangi kuasa Tuhan Pencipta Langit Dan Bumi. Itulah salah satu hal yang menguatkan kami sebagai orang tua untuk senantiasa percaya akan kuasa-Nya, bergantung pada kekuatan-Nya dan bukan diri kita sendiri.

Apakah cerita bersama sikecil yang ini selesai? Masih teringat ketika menantikan dia berjalan dan dengan kuasa-Nya “Nathan Berjalan”, kemudian sama ketika kami melihat anak lain yang seusianya mulai berbicara maka Nathan juga mengalami hal yang serupa seperti saat kami berharap dia berjalan. Ada yang berbicara “Kerok dengan cincin emas” atau “Ciumin anak ke burung” supaya Nathan bisa berbicara. Hikmat sudah diberikan bagi kami saat anak kami mengalami keterlambatan saat berjalan dan bersyukur kami tidak melakukan hal itu.

Rindu seorang ayah ketika meninggalkan anak tak pernah kuat lebih dari dua hari. Namun saat usia nathan menginjak usia 2 tahun; sebagai seorang ayah saya sama sekali tak ingin berpisah dengan anak. Anak kami layak mendapatkannya, itu yang saya pikirkan. Keluarga adalah yg utama prioritas dalam kehidupan saya.

 

Tagged as: , ,

2 Comments

  1. Saya terharu membacanya….kuat ya mas Bayu dan mba Made…saya jg mengalami hal yg sama ….kehilangan calon bayi…trus Tuhan sendiri yg mengganti dgn sekarang makanya anak ini sama beri nama Joy

    • Terima Kasih Pak Teguh.. Banyak hikmat yang diberikan Tuhan bagi kami sekeluarga. Disatu sisi kehilangan mendalam mengingat kebersamaan yang sudah lumayan lama 4 tahun 10 bulan, tak terhindarkan kadang tangisan menyelingi kehidupan kami. Saya menuliskan kisah kebersamaan bersama anak yang terkasih kami, semoga menjadi berkat bagi orang tua yang lain untuk dapat lebih mengasihi anaknya. Dan semoga menjadi berkat bagi yang lain pula..

      Salam Buat Semua Pak

Leave a Response