Yukova Nathaniel

Anakku Karunia Besar Dari Tuhan

Wedding Anniversary Without Nathaniel

Yukova Nathaniel; Ayah; Ibu

Yukova Nathaniel; Ayah; Ibu

Satu hal yang terindah dalam kehidupan berrumah tangga adalah Ulang Tahun Perkawinan atau Wedding Anniversary. Tapi apa jadinya Wedding Anniversary tanpa seseorang yang berkesan dihati? Ya itulah yang mungkin esok hari akan kami rasakan. Kesedihan ditinggalkan sang buah hati yang telah hampir 5 tahun menemani kami baik dalam senang maupun kesedihan kami. Hampir 6 tahun berselanjar dalam bahtera kehidupan bersama mungkin ini moment yang terberat dalam kehidupan kami.

Teringat beberapa saat dimana kami bersama dalam sebuah kehidupan sederhana. Dalam setiap perayaan ulang tahun perkawinan yang telah kami lewati tidak banyak yang mungkin bisa diceritakan karena permintaan-permintaan yang teramat sederhana terlebih bagi rekan-rekan lain yang selalu merayakannya.

Wedding anniversary pertama sebuah saat itu Nathaniel masih dalam kandungan Ibu, sebuah permintaan yang terucap agar persalinan berjalan lancar mengingat kondisi Ibu sempat pendarahan sebelumnya. Dan bersyukur bahwa kami diberikan seorang anak yang begitu hebat pada tanggal 05 Juli 2008. Tak ada lilin yang tertiup saat ulang tahun pernikahan ini.

Wedding anniversary kedua begitu indahnya bisa menikmati kehidupan yang sempurna dengan kehadiran Yukova Krisna Nathaniel dalam hati kami. Kado terindah ketika kami melihat anak kami bisa merangkak. Woot anak kami memang sangat jago merangkak, walaupun lambat dalam berjalan namun ketika merangkak tak pernah kami melihat Nathaniel terbentur sesuatu ketika merangkak. Pada wedding anniversary tahun ini kami sempat untuk berjalan-jalan ke Bali menemani Om Danang & Tante Yuli yang sedang berbulan madu.

Wedding anniversary ketiga sebuah hadiah indah yang diberikan Tuhan bagi kami, Anak kami berjalan saat usia mendekati 2 tahun. Sebuah hadiah indah adalah hikmat bagaimana seseorang harus menggantungkan hidupnya pada Tuhan, sebuah proses panjang yang begitu berarti bagi kami yang saat itu menantikan anak kekasih untuk dapat berjalan disaat anak seusianya yang lain sudah bersepeda. Kebahagiaan  semakin lengkap bagi kami saat itu dimana pada saat itu  juga sempat mengajak Bapak & Ibu (Mbah Kakung & Putri) jalan-jalan ke-Bali. Ah moment yang begitu indah untuk dilupakan.

Ibu & Nathan Bermain Air

Ibu & Nathan Bermain Air

Wedding anniversary keempat/kelima, saya (ayah nathan) mendapat kado sebuah dompet dari Ibu & Nathan yang saat ini juga sudah rusak juga. Namun kado yang terindah ketika kami melihat anak kami tumbuh sebagai Nathaniel yang walaupun dengan segala kekurangannya kami melihat Nathan sebagai pribadi yang begitu sempurna & sebuah karunia indah dari Allah Bapa bagi kami pasangan Bayu Krisnawan & Made Putri Ayunita. Tak ada hal yang lebih indah dibandingkan ketika saya bersama keluarga.

Wedding anniversary keenam, sebuah masa berat bagi kami dimana sang-anak telah pergi meninggalkan kami semua untuk kembali menerima kemuliaan Allah Bapa disurga. Begitu banyak hal yang menjadi kado pernikahan kami pada hari ini, hadiah dari Tuhan lewat segala hikmat yang diberikan lewat anak kami selama dia bersama kami. Ada harapan dan cita yang saat ini kami lantunkan teriring dalam doa. Kami berharap jika memang Tuhan berkenan untuk memberikan adik bagi Nathaniel, harapan kami supaya adiknya memiliki hati yang baik sama seperti kakaknya dan kelak dapat berkenan dihadapan Allah Bapa.

 

 

Tagged as: , ,

Leave a Response